Madrid - Tak seperti Barcelona, selama
ini Real Madrid dikenal sebagai klub yang cenderung membeli pemain
'jadi' daripada memakai jasa pemain mudanya. Jose Callejon membantah
argumen tersebut.
Nama sekaligus reputasi akademi sepakbola Los Blancos, Real Madrid Castilla, memang tak seterkenal atau sebaik akademi La Masia milik Barca, atau Ajax Youth Academy kepunyaan Ajax Amsterdam, misalnya.
Jika La Masia
telah melahirkan nama-nama seperti Lionel Messi, Andres Iniesta atau
Cesc Fabregas, Ajax juga pernah mencuatkan pemain sekaliber Johan
Cruyff. Sejatinya Real Madrid Castilla pun pernah mencuatkan nama-nama
beken dalam dunia sepakbola seperti Iker Casillas dan Raul Gonzalez.
Tetapi, sejak dimulainya tren komersialisasi klub dengan jargon Los Galacticos
yang dibentuk pada era Florentino Perez, keberadaan pemain-pemain muda
pun kian sedikit. Terkait hal ini, Callejon, yang merupakan pemain asli
binaan Madrid, memberikan pendapatnya.
"Banyak hal bodoh yang
telah dikatakan tentang para pemain muda di Real Madrid. Seluruh skuat
dianggap bernilai sebagai pemain Madrid," ujarnya sengit seperti
dilansir Football Espana.
"(Memang) ada beberapa pemain
yang langsung masuk ke tim utama dan beberapa lainnya, seperti saya,
harus bersabar untuk menunggu kesempatan. Tapi, hal tersebut bukanlah
masalah yang harus diperdebatkan."
Callejon mulai menembus tim
utama Madrid pada musim 2011-2012. Sebelumnya, ia sempat dipinjamkan ke
Espanyol dan bermain untuk Real Madrid B dan Real Madrid C.
Sumber:Click
Tidak ada komentar:
Posting Komentar