Rabu, 07 November 2012

Poll: Mencak-mencak ke Wasit, Mancini Bisa Dihukum

London - Manajer Manchester City Roberto Mancini dinilai bisa mendapat sanksi cukup berat menyusul tindakannya mengonfrontir pengadil lapangan, usai timnya bermain imbang kontra Ajax di Liga Champions.

Begitulah setidaknya penilaian salah satu mantan wasit terkemuka di Inggris dan dunia, Graham Poll, dalam tulisannya yang dimuat di Daily Mail.

"Roberto Mancini bisa menghadapi sanksi tak boleh berada di tepi lapangan dan ruang ganti untuk sisa dua partai Liga Champions usai tindakannya setelah pertandingan, terhadap wasit asal Denmark Peter Rasmussen," tulis Poll.

"Terlepas dari seberapa kecewanya manajer asal Italia tersebut, ia seharusnya tetap tenang di dalam dan luar lapangan," lanjutnya.

Dalam pertandingan matchday 4 lawan Ajax, City harus puas dengan skor akhir 2-2, yang mana kian menipiskan peluang The Citizens untuk lolos dari fase grup.

Usai peluit akhir dibunyikan Mancini bergegas masuk lapangan untuk mengkonfrontir Rasmussen dan para asistennya. Setelah itu Mancini juga melontarkan kritik untuk para pengadil lapangan.

Ketidakpuasan Mancini itu dilatarbelakangi oleh dua insiden secara khusus, yakni gol City yang dianulir dan diabaikannya klaim penalti City usai Mario Balotelli dinilai sudah dilanggar lawan di kotak terlarang.

Dalam pandangan Poll, City memang mestinya mendapatkan penalti terhadap pelanggaran pemain Ajax atas Balotelli. Namun, dalam kejadian sebelumnya, keputusan wasit ia sebut sudah tepat di dalam menganulir gol Sergio Aguero.

"City memang punya alasan mengenai klaim penalti, tapi (dalam kejadian gol yang dianulir) tayangan ulang memperlihatkan bahwa keputusan asisten wasit sudah tepat untuk menilai Pablo Zabaleta terjebak offside sebelum Aguero bikin gol."

"Biarpun Mancini dan komentator TV dapat mempertanyakan mengapa asisten wasit bisa sedemikian yakin, ia tentu saja tak boleh ragu dan ternyata ia memang benar (dalam penilaian offside itu)," analisis Poll.

Sumber:Click

Tidak ada komentar:

Posting Komentar