Jakarta - Timnas Indonesia terus
digenjot persiapan untuk Piala AFF 2012. Sore ini di Stadion Gelora Bung
Karno, Irfan Bachdim dkk diasah untuk bagaimana menjinakkan permainan
Malaysia.
Dalam latihan tersebut pelatih Nil Maizar membagi pemain menjadi dua kelompok. Mereka memainkan game dengan satu lapangan. Kedua tim dibiarkan saling serang dan memaksimalkan setiap peluang.
"Hari
ini kami melakukan simulasi game hadapi Malaysia. Paling kami menunggu
mereka di daerah pertahanan, lalu merebut bola dan langsung mengubah
pola dari defense jadi attack," ujar Nil Maizar usai latihan, Rab (7/11/2012).
Nil
percaya, pematangan permainan dengan andalkan serangan balik sangat
efektif saat menghadapi Malaysia. Sebab, Malaysia dipastikan main
agresif karena bermain di depan pendukung sendiri.
Selain
Malaysia yang juta berstatus juara bertahan, Indonesia juga bersaing
dengan Singapura dan Laos di Grup B. Pertandingan pertama skuat "Garuda"
adalah melawan Laos pada 25 November.
Latihan timnas dimeriahkan pemusik jalanan
Saat
timnas berlatih, sekelompok pemuda yang membawa alat musik terlihat
menyanyikan sejumlah lagu yang bertemakan dukungan pada timnas.
"Maksud
kedatangan kami adalah untuk mendukung timnas Indonesia. Kami hanya
ingin melihat timnas bersatu dan meraih prestasi. Sebagai kelompok
pemusik jalanan, inilah yang bisa kami lakukan," ujar koordinator grup
rel pemusik jalanan bernama Fariawan Supriatmono.
Usai sesi
latihan, mereka menghampiri timnas di lapangan dan menyanyikan sebuah
lagu dukungannya. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin pun ikut menemani.
Para
pemain terlihat menikmati musik yang dinyanyikan kelompok musik jalanan
itu. Diego Michels, Oktovianus Maniani dan Valentino Telaubun,
misalnya, sampai ikut berjoget.
"Keren, sangat bagus. Bikin semangat. Sangat positif jadi hiburan setelah capek latihan," tukas Valentino.
Sumber:Click
Tidak ada komentar:
Posting Komentar