Texas - Pebalap Red Bull Mark Webber mengaku kurang
menyukai prosedur podium yang digunakan F1 saat ini, menyusul adanya
kontroversi yang lahir di GP Abu Dhabi lalu.
Sejak GP Inggris
Raya lalu, yang mana dimenangi Webber, tiga pebalap tercepat langsung
diwawancarai secara live di podium. Mantan pebalap Jackie Stewart dan
Niki Lauda, dan penyanyi opera Placido Domingo tercatat pernah menjadi
pewawancaranya.
Di podium Abu Dhabi lalu, terjadi sebuah insiden
terkait dengan prosedur baru tersebut setelah David Coulthard yang
menjadi pewawancara harus minta maaf karena Kimi Raikkonen dan Sebastian
Vettel saat itu mengekspresikan kegembiraannya dengan kata-kata yang
kurang pantas.
"Saya 50-50 mengenai hal tersebut," komentar Webber di F1sa.
"Sulit untuk mengendalikan emosimu ketika Anda sedang dipenuhi oleh adrenalin dan Anda masih amat bersemangat," lanjutnya.
Selain
prosedur tersebut, podium kini juga mengetengahkan pemandangan baru
karena bendera nasional para pebalap di podium kini telah digantikan
oleh bendera elektronik.
"Selain itu Anda butuh bendera yang asli. Bendera-bendera elektronik tampak buruk," kritik Webber.
Sumber:Click

Tidak ada komentar:
Posting Komentar