Singapura - Sembilan tahun sudah Chris John memegang
gelar juara kelas bulu versi WBA. Usai mengalahkan Chonlatarn
Piriyapinyo, petinju berjuluk 'Si Naga' itu mengaku dalam kondisi siap
untuk melakukan unifikasi.
Untuk kali ke-17, Chris John berhasil
mempertahankan sabuk juara dunia miliknya. Menghadapi Piriyapinyo di
Singapura, Jumat (9/11/2012) malah WIB, petinju 33 tahun itu meraih
kemenangan angka mutlak.
Setelah berhasil mempertahankan gelarnya
sampai belasan kali dan sudah merentang selama sembilan tahun, wacana
melakukan unifikasi gelar kembali memgemuka. Dalam wawancaranya dengan
RCTI usai pertarungan, pria kelahiran Banjarnegara, 14 September 1979
itu mengaku dirinya sangat siap.
"Unifikasi? Pokoknya buat saya dan Duad (Yordan) siap-siap saja," sergah Chris.
Pembicaraan
soal unifikasi sesungguhnya sudah lama dilontarkan. Namun beberapa
tahun lalu Chris memilih menunda terjadinya hal tersebut karena
penyatuan gelar membutuhkan persiapan fisik yang lebih baik. Tantangan
terbesar adalah akan adanya mandatory fight untuk setiap gelar yang
berhasil diraih.
Tahun lalu pembicaraan soal unifikasi kembali
muncul, dengan Chris John dijadwalkan bertarung melawan juara bulu IBF,
Billy Dib. Namun pertarungan tersebut juga urung dilakukan.
Sementara
terkait pertarungannya dengan Piriyapinyo, Chris menyebut sang lawan
adalah petinju yang ulet. Di sisi lain, meski kembali cuma bisa menang
angka, dia puas karena kondisi fisiknya dalam usia 33 tahun masih sangat
baik.
"Lawan saya cukup ulet. Seperti yang tadi sudah dilihat,
dia cukup berusaha. Meskipun sudah mendapatkan pukulan-pukulan, dia
masih mau terus berusaha. Dengan stamina, saya masih cukup baik. Dengan
12 ronde saya masih bisa melayani lawan saya dengan cukup baik,"
lanjutnya.
Sumber:Click

Tidak ada komentar:
Posting Komentar