Selasa, 27 November 2012

McLaren yang Sangat Kehilangan Hamilton

Sao Paulo - Bos McLaren Mercedes, Martin Whitmarsh, mengaku sedih harus kehilangan Lewis Hamilton akhir musim ini. Meski begitu ia mendoakan yang terbaik untuk Hamilton sekaligus coba menaklukkan eks driver-nya musim depan.


Balapan di GP Brasil akhir pekan lalu jadi kali terakhir Hamilton mengemudikan McLaren setelah lima tahun bermukim di pabrikan asal Inggris itu. Setelahnya Hamilton akan ada di balik kendali stir Mercedes GP.

Meski kerap dikritik karena gaya membalapnya yang ugal-ugalan dan termasuk pribadi yang kontroversial, Hamilton adalah salah satu pebalap terbaik yang pernah dilahirkan Silver Arrows.

Gelar juara dunia tahun 2008 adalah bukti Hamilton bukanlah pebalap sembarangan meskipun setelahnya penampilan pria Inggris 26 tahun itu naik-turun. Maka wajar jika McLaren merasa kehilangan Hamilton.

"Saya sangat sedih karena saya mengenalnya secara dekat selama lebih dari 15 tahun dan saya sudah bersamanya melalui beberapa momen yang sangat hebat," ujar Whitmarsh di Autosport.

"Dia adalah pribadi yang hebat, aset hebat untuk semua tim. Jelas saya kecewa dia pergi. Ini sangat emosional tapi kami adalah tim yang kuat dan kami harus segera melupakan (Hamilton)," sambungnya.

"Kami sudah membuat mobil bagus untuk musim depan dan kami akan tampil dengan penampilan terbaik kami."

Lebih lanjut Whitmarsh menegaskan tak ada yang berubah di antara Hamilton dan McLaren karena setelahnya mereka akan tetap jadi teman di luar lintasan. Meskipun faktanya Hamilton adalah rival untuk Jenson Button serta Sergio Perez musim depan.

"Dia sudah menjadi teman dan rekan untuk waktu yang lama. Musim depan dia akan jadi pesaing kami dan kami akan coba mengalahkannya."

"Saya yakin kami akan terus berhubungan baik, kami akan bersaing secara secara dan kita lihat saja seperti apa nanti," pungkas Whitmarsh.

Sumber:Click









Tidak ada komentar:

Posting Komentar