Sao Paulo - Bos McLaren Mercedes, Martin Whitmarsh,
mengaku sedih harus kehilangan Lewis Hamilton akhir musim ini. Meski
begitu ia mendoakan yang terbaik untuk Hamilton sekaligus coba
menaklukkan eks driver-nya musim depan.
Balapan di GP
Brasil akhir pekan lalu jadi kali terakhir Hamilton mengemudikan McLaren
setelah lima tahun bermukim di pabrikan asal Inggris itu. Setelahnya
Hamilton akan ada di balik kendali stir Mercedes GP.
Meski kerap
dikritik karena gaya membalapnya yang ugal-ugalan dan termasuk pribadi
yang kontroversial, Hamilton adalah salah satu pebalap terbaik yang
pernah dilahirkan Silver Arrows.
Gelar juara dunia tahun 2008
adalah bukti Hamilton bukanlah pebalap sembarangan meskipun setelahnya
penampilan pria Inggris 26 tahun itu naik-turun. Maka wajar jika McLaren
merasa kehilangan Hamilton.
"Saya sangat sedih karena saya
mengenalnya secara dekat selama lebih dari 15 tahun dan saya sudah
bersamanya melalui beberapa momen yang sangat hebat," ujar Whitmarsh di Autosport.
"Dia
adalah pribadi yang hebat, aset hebat untuk semua tim. Jelas saya
kecewa dia pergi. Ini sangat emosional tapi kami adalah tim yang kuat
dan kami harus segera melupakan (Hamilton)," sambungnya.
"Kami sudah membuat mobil bagus untuk musim depan dan kami akan tampil dengan penampilan terbaik kami."
Lebih
lanjut Whitmarsh menegaskan tak ada yang berubah di antara Hamilton dan
McLaren karena setelahnya mereka akan tetap jadi teman di luar
lintasan. Meskipun faktanya Hamilton adalah rival untuk Jenson Button
serta Sergio Perez musim depan.
"Dia sudah menjadi teman dan
rekan untuk waktu yang lama. Musim depan dia akan jadi pesaing kami dan
kami akan coba mengalahkannya."
"Saya yakin kami akan terus
berhubungan baik, kami akan bersaing secara secara dan kita lihat saja
seperti apa nanti," pungkas Whitmarsh.
Sumber:Click

Tidak ada komentar:
Posting Komentar