Roma - Massimiliano 'Max' Biaggi memutuskan menyudahi karier balapnya. Rider asal Italia yang baru saja menjuarai Superbike itu memutuskan pensiun dari seluruh olahraga balap motor.
Pernyataan
pensiun Biaggi termuat dalam akun Twitter miliknya @maxbiaggi, Rabu
(7/11/2012) waktu setempat. "Hari ini akan menjadi hari baru buat saya
... kondisinya tidak akan sama lagi," tulis Biaggi.
Dalam
pernyataannya pada wartawan yang dia buat kemudian, Biaggi menyebut
kalau keluarga menjadi alasan di balik alasan dia meninggalkan balap
motor. Meski tak lagi muda (41 tahun), Biaggi menegaskan kalau kondisi
fisik bukan jadi penyebab dia pensiun.
"Saya memilih berhenti,
dan tidak seperti pebalap lainnya, itu bukan karena masalah terkait
fisik atau karena saya tidak punya motor kompetitif. Saya menolak
kontrak yang diajukan Aprilia, yang identik dengan yang saya dapat tahun
ini, dengan motor yang sama, dengan jumlah uang yang sama," terang
Biaggi seperti dikutip dari Guardian.
Keputusan pensiun
tersebut dibuat Biaggi saat dia justru tengah menjadi juara dunia
Superbike di musim 2012 ini. Ini menjadi gelar juara dunia Superbike
keduanya setelah yang pertama dia dapat pada tahun 2010 lalu.
"Saya
percaya kalau saya telah terlalu banyak menghabiskan waktu yang
seharusnya saya habiskan bersama anak dan pasangan saya, dan saya pikir
adalah keputusan yang tepat saya dedikasikan diri saya untuk mereka
karena waktu terus berlalu dan saya tak bisa menghentikannya."
"Saya
bukan seorang politisi yang terpaku pada kursi saya; saya melakukannya
untuk membuka jalan bagi (pebalap) muda," terang Biaggi.
Karier
Biaggi di grand prix balap motor di mulai pada tahun 1991, saat dia
memperkuat Aprilia di kelas 250 cc. Biaggi memang terhitung telat
menekuni karier di balap motor karena dia baru melakukannya di usia 17
tahun, setelah mendapat motor sebagai hadiah ulang tahun. Sebelumnya,
Biaggi lebih tertarik dengan sepakbola.
Tujuh musim tampil di
kelas 125 cc, Biaggi berhasil merebut empat gelar juara dunia secara
beruntun mulai 1994 sampai 1997. Tahun 1998 dia naik kelas ke 500cc
bersama Honda. Di musim perdananyanya itu Biaggi langsung menempati
posisi runner up pada klasemen akhir musim.
Biaggi
kemudian terlibat kompetisi sengit dengan Valentino Rossi. Malang buat
Biaggi, dia tak pernah benar-benar bisa mengalahkan kompatriotnya itu.
Total delapan tahun berlaga di 500 cc/MotoGP, posisi terbaiknya adalah
menempati posisi dua klasemen akhir di 1998, 2001 dan 2002.
Di
musim 2006 Biaggi kehilangan posisinya yang diambil oleh Dani Pedrosa.
Setahun kemudian dia memulai petualangan baru di ajang Superbike. Hingga
akhirnya memutuskan pensiun, Biaggi sukses memenangi dua gelar juara
dunia di tahun 2010 dan 2012 ini.
Sumber:Click
Tidak ada komentar:
Posting Komentar